Sebagian
dari kita mungkin merasa bangga jika melihat seseorang yang ngomong apa adanya.
Mereka beranggapan bahwa seseorang yang ngomong apa adanya alias blak-blakan
identik dengan sikap jujur, anti hipokrit (munafik) bahkan dianggap pemberani.
Setujukan Anda dengan pendapat tersebut? Bahkan hingga memilih calon pemimpin
daerah pun sering kali tipe blak-blakkan ini dijadikan nilai plus.
Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan
Jumat, Oktober 21, 2016
Sabtu, Juli 25, 2015
Minggu, Juli 12, 2015
Ketika Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Edisi 2 #Mengeksplore Kegalauan
Siapa yang tidak bahagia ketika
berada bersama orang yang dicintai.
Panas, hujan, dingin, bukanlah menjadi persoalan selama selalu bersamanya. Hati
selalu berbunga-bunga, penuh energi, gairah, dan harap-harap cemas. Satu hari
bahkan satu menit saja tidak berjumpa seperti kehilangan serpihan hati yang
hilang. Serasa ada yang menekan diulu hati, hidup jadi tidak seimbang, melemahkan
urat-urat syaraf hingga kurang bersemangat ketika bicara, kurang optimal dalam
berkarya, hiruk-pikuk menjadi tidak menarik lagi, menyeret kepada sendirian
seraya mencari-cari dimanakah sang pujaan hati? Itu saja.
Sabtu, Juli 11, 2015
Pengalaman keren tentang Pengobatan Tradisional (Sayangnya gak bisa motret, hp lagi diopname)
Saya kemarin nganter saudara saya yang sakit gigi. Dan dapet rekomendasi dari tetangga klo ngobatin sakit gigi itu ke bu (Sebut saja Bunga). Saya dan saudara saya langsung meluncur ke rumah Bu Bunga. Agak lama nyari-nyari alamat akhirnya ketemu juga. Rumahnya di pojok Kampung.
Minggu, September 07, 2014
Pakaian
Pola pikir manusia memang
tidak bisa di batasi oleh ruang dan waktu. Bisa saja orang yang hidup di masa
lalu waktu itu memiliki kemampuan berpikir mendahului zamannya. Begitupun
sebaliknya, bisa jadi manusia yang hidup di abad 21 ini pola pikirnya
tertinggal jauh oleh semangat zaman yang terus berubah.
Paleolitikum
Mengajar
sejarah di SMA ternyata bikin dilematis apa lagi saat membahas materi-materi
tertentu yang hingga saat ini masih penuh kontroversi. Salah satunya adalah
pembahasan mengenai zaman batu. Umumnya di dalam buku sejarah, pembagian zaman
batu di bagi menjadi Zaman Paleolitikum, Mesolitikum, Neolitikum, dan
Megalitikum. Zaman Paleolitikum dikenal sebagai zaman batu tua, Mesolitikum
dikenal sebagai zaman batu pertengahan, Neolitikum dikenal sebagai zaman batu
muda, adapun Megalitikum dikenal sebagai zaman dimana masyarakat purba
menggunakan batu-batu dengan ukuran besar.
Senin, Juli 21, 2014
Mahasiswa dan Materialisme
Mungkin
sebagian besar orang tua pesimis jika anaknya, keponakannya, kerabatnya,
memilih masuk jurusan Ilmu-ilmu sosial yang kurang populer. Jurusan-jurusan yang kurang populer itu
antara lain Ilmu Sejarah, Sastra Indonesia, Sosiologi, Antropologi, Filsafat,
Arkeologi, bahasa Sunda, D III Kerasipan, Seni Rupa, Seni Tari, Bahasa Jawa, dll. Umumnya sikap pesimis tersebut didasari oleh
pertanyaan “Nanti mau jadi apa?”, “Kerja dimana?”, dan “Kira-kira dapat gaji
berapa?”.
Jumat, Juli 04, 2014
Saat Hedonisme, Pragmatisme, Meracuni Dunia Pendidikan
Saya
tidak habis pikir dengan munculnya sekolah-sekolah swasta yang menyediakan
“jasa” kuliah super singkat untuk mengejar gelar. Kok bisa-bisanya pemerintah
memberikan izin kepada lembaga-lembaga tersebut?. Bukankah tujuan utama
didirikannya lembaga pendidikan adalah untuk melahirkan manusia yang
berkebudayaan?. Dari niatnya saja sudah tercium pekat aroma pragmatisme. Bukan
ilmu pengetahuan yang di kembangkan dalam lembaga itu akan tetapi “dagang sapi”
belaka. Bagaimana mungkin kepalsuan ini dipelihara secara nyata di negeri ini?
Rabu, Juni 25, 2014
Imajinasi Kematian 2
Kematian merupakan
kepastian. Kematian berlaku bagi semua makhluk Allah. Yang tua maupun muda,
yang kaya maupun miskin, pejabat maupun rakyat jelata, yang pandai maupun yang
belum pandai, yang berkulit hitam ataupun yang putih. Semuanya yang bernyawa
pasti akan mati. Yang saat ini sedang gagah-gagahnya lambat laun akan rapuh,
menua lalu mati. Yang saat ini sedang berbangga-bangga dengan hartanya,
kecantikannya, kekuasaanya pun lambat laun akan hilang dimakan usia. Mau tidak
mau, suka tidak suka, rela tidak rela, jika sudah waktunya, tidak ada yang
mampu menunda, tidak ada yang mampu bernegosiasi dengan ajal.
Rabu, April 02, 2014
Nyanyian dan Mentalitas Anak Muda
Saya percaya setiap orang pernah bernyanyi
dalam hidupnya. Bernyanyi merupakan salah satu bentuk pengungkapan jiwa manusia
yang tergolong bagian dari kebudayaan. Kebudayaan merupakan keseluruhan
sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan
masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan relajar (Koentjaraningrat, 2000).
Minggu, Februari 23, 2014
Imajinasi Kematian
Hingga saat ini belum ada teknologi yang
mampu memprediksi kematian seseorang. Kematian memang selalu menyisakan misteri
yang tak berkesudahan. Misteriusnya kematian tersebut memunculkan respon yang
beragam dikalangan umat manusia. Beragamnya respon tersebut berdasarkan tingkat kemampuan
berpikir masyarakat yang beragam dalam memahami kematian. Apa kematian itu?
Sabtu, Februari 22, 2014
"Maskulinisasi" Kaum Perempuan
Pujian positif terhadap kemandirian kaum perempuan
dalam menghidupi keluarga terkadang menimbulkan salah persepsi. Sekilas ada
perasaan bangga melihat sosok perempuan yang mampu menghidupi keluarga
membanting tulang bekerja seharian (singgle
fighter). Apalagi tidak tanggung-tanggung pekerjaan yang lakoni adalah
pekerjaan yang umumnya dilakukan oleh kaum laki-laki.
Selasa, Januari 21, 2014
Ketika Media Jadi Racun
Sabtu, November 16, 2013
Selasa, September 24, 2013
Apakah Mental Kita Terhegemoni?
Indonesia memang telah menyatakan diri merdeka 68 tahun silam
tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1945. Akan tetapi butuh waktu 4 tahun
agar terbebas dari dominasi Belanda cs yang ingin mengekalkan kembali
kekuasaannya di bumi pertiwi ini. Tahun 1949 merupakan penegasan bahwa
Indonesia secara sah kembali menjadi Negara Kesatuan RepublikIndonesia
(NKRI). Indonesia kian mantap tegak berdiri sebagai sebuah negara.
Langganan:
Postingan (Atom)








