LINTASAN PIKIRAN

artikel sejarah, sosial politik dan kebudayaan

Senin, November 26, 2012

"Tukang Kritik Sampah"

Menurut saya cara mendidik "Tukang Kritik Sampah" adalah dengan mendiamkannya sambil memberikan senyuman manis kepadanya. Karena waktulah yang akan mengajarinya. Itupun klo dia terus-menerus belajar dari lingkungn sekitar. Untuk mengerti secara utuh memang perlu dialami sendiri. Tidak hanya ekspektasi.
by Bang Anton at November 26, 2012
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Popular Posts

  • Siapakah Aku Sebenarnya?
  • Pengamen: Dulu dan Sekarang
  • Cerita di atas Kereta Api Ekonomi 3-5 Januari 2011
  • Allah yang butuh kita ataukah kita yang butuh Allah?
  • Menghilangkan Bau Bangkai Tikus Dalam Sekejap Dengan Serbuk Kopi
  • Penerapan Sistem Demokrasi Liberal Tahun 1950-1959 di Indonesia
  • Rembulan di atas Kubah
  • Konsumerisme ada dimana-mana
  • Urgensi Rekrutmen dan Strategi Efektifnya
  • Se-romantis Pantai Tjilatjap 6 April 2012

cari sesuatu

Labels

  • Agama
  • Aktivisme
  • Artikel
  • Buku
  • Catatan Perjalanan
  • Cinta
  • Dramatisku
  • Galau
  • Galeriku
  • Kolom
  • Mahasiswa
  • Makalah
  • Motivasi
  • muhasabah
  • Organisasi
  • Perjalananku
  • Ragam
  • Sejarah
  • Tips
  • Tokoh Islam
Milik Anton. Gambar tema oleh dem10. Diberdayakan oleh Blogger.